Tentang PDAM Jawa Tengah

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jawa Tengah merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengemban amanah menyediakan layanan air minum bersih bagi masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Jawa Tengah. Berpusat di Semarang, PDAM Jawa Tengah berkomitmen menghadirkan air bersih berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan.

Sejarah Singkat

PDAM Jawa Tengah didirikan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) sebagai wujud tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam pemenuhan hak dasar masyarakat atas air bersih. Sejak awal berdiri, PDAM Jawa Tengah terus memperluas jaringan perpipaan guna menjangkau 35 kota dan kabupaten di seluruh provinsi.

Dalam perjalanannya, PDAM Jawa Tengah telah mengalami berbagai tahap modernisasi — mulai dari peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA), penerapan sistem SCADA, hingga digitalisasi layanan pelanggan.

Struktur Organisasi

Sebagai BUMD, PDAM Jawa Tengah dipimpin oleh Direksi yang bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota melalui Badan Pengawas:

  • Direktur Utama — Pimpinan tertinggi operasional perusahaan
  • Direktur Teknik — Manajemen produksi, transmisi, dan distribusi air
  • Direktur Umum — Keuangan, administrasi, sumber daya manusia
  • Bagian Hubungan Pelanggan — Pelayanan, pengaduan, dan informasi
  • Bagian Teknik Lapangan — Pemeliharaan jaringan pipa dan meteran

Wilayah Operasional

PDAM Jawa Tengah melayani 35 kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Setiap unit pelayanan tersebar di berbagai wilayah strategis untuk memastikan distribusi air bersih berjalan optimal.

Komitmen terhadap Kualitas

PDAM Jawa Tengah menerapkan standar mutu air sesuai Permenkes No. 492 Tahun 2010 dan PP No. 122 Tahun 2015 tentang SPAM:

  1. Memenuhi parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi air minum
  2. Pengujian kualitas air secara berkala di laboratorium terakreditasi
  3. Menjaga tekanan distribusi sesuai standar Kementerian PUPR
  4. Monitoring kualitas berbasis teknologi real-time
  5. Program konservasi sumber daya air